Contoh Teks Inggris-Indonesia

Jenis Teks: Novel Vivaldi Virgin, Penulis Barbara Quick
Klien: PT.Maroons Books


Inggris
Dearest Mother,
Since I was first taught to dip a quill and pen my ABCs, I have imagined writing to you. I have written many such letters in my mind, and you have read them. They made you weep. With the power of exquisite music exquisitely performed, they called you back to this place to claim me. Have I ever been in your thoughts, as you have been in mine? Would my eyes remind you of the infant I was when last you saw me? When I happen on my reflection in a dark window, I am sometimes startled to see a young woman’s face looking back at me. How much more surprised would you be to see the transformation wrought by Time? Here, within these stone walls where you left me, I have grown like those plants that are cultivated indoors, with shallow roots and always turning toward whatever sunshine can be stolen from the day outside. I have heard that children often resemble their parents. I have looked at my long-fingered hands and wondered, are they like your hands? Is my profile like yours? Do you have fair hair that seems not to belong with your dark eyes? Is there also a hunger inside them? Until this morning, I had no hope that any letter of mine could ever reach you—nor any assurance beyond the promptings of my own imagination that you even lived.



Today all of that has changed.
Who you are, where you are—both are as much matters of darkness to me as before. But I pray to the Holy Virgin, even though I have never seen her. I play my violin for God, even though I cannot know if He has ever listened. Why can I not then write to you? Sister Laura has never, as far as I know, lied to me before. And today Sister Laura told me to write to you.
But I must explain.


Indonesia
Untuk Ibuku Tersayang,
Sejak aku diajari untuk menulis ABC, aku membayangkan untuk menulis surat untuk ibu. Aku sudah menulis banyak sekali surat untuk ibu di dalam imajinasiku, dan aku juga  membayangkan jika ibu juga telah membaca semua surat itu, surat-surat yang membuat ibu meneteskan air mata. Dan melalui kompososi lagu yang dimainkan dengan sangat indah, surat-surat itu akan memanggil ibu kembali ke tempat ini untuk mengambil aku. Pernahkah diriku terlintas di benakmu ibu? Sebagaimana aku yang selalu memikirkan ibu? Mungkinkah kedua bola mataku mengingatkan ibu pada seorang bayi kecil ketika terakhir kali ibu melihatku? Ketika aku sedang merenung di sebuah jendela gelap di malam hari, seringkali aku dibuat terperangah melihat bayangan wajah seorang perempuan muda yang melihat ke arahku. Dan betapa akan terkejutnya ibu ketika melihat Sang Waktu telah banyak membuat perubahan-perubahan pada diriku? Di sini,di tengah dinding dinding batu, tempat ibu meninggalkanku, aku telah tumbuh dewasa bagaikan tumbuhan-tumbuhan yang tumbuh di dalam ruangan,  yang dengan akar yang masih pendek terus berusaha mencari sinar matahari yang dicuri oleh kuasa sang hari di luar sana. Aku juga pernah mendengar kalau anak-anak seringkali menyerupai orang tua mereka. Dengan penasaran aku memandangi tanganku, apakah tanganku mirip dengan tangan ibu? Apakah raut wajahku mirip dengan raut wajah ibu? Apakah ibu juga memiliki rambut yang berkilau seperti rambutku, rambut yang seakan akan tidak selarasa dengan dua bola mata hitammu? Adakah juga kerinduan di kedua bola matamu? Hingga pagi ini,aku tak punya harapan kalau surat-suratku dapat terkirim padamu – dan juga tidak ada yang dapat memberi kepastian yang melebihi kekuatan imajinasiku yang dapat memastikan apakah ibu masih hidup.

Hari ini, semua itu telah berubah.
Siapapun ibu, di manapun ibu – Sebelumnya, dua-duanya nampak begitu gelap bagiku. Tapi aku terus berdoa pada Sang Perawan Suci, walaupun aku tidak pernah melihat dia. Aku mainkan biolaku untuk Tuhan, walaupun aku tidak tahu apakah Dia mendengar atau tidak. Lalu aku berpikiran, kenapa aku tidak mencoba menulis sepucuk surat untuk ibu? Selama ini, yang kutahu, Suster Laura belum pernah berbohong padaku. Dan hari ini dia menyarankan aku untuk menulis surat untuk ibu.
Tapi aku harus menerangkan.

Hubungi Kami

Status YM

Alamat :

Jl.Cempaka No.17 Ciputat Molek III RT 003/07 Ciputat-Tangerang

Contact Person :

Wendi Wijarwadi
Telp/HP: 021-99625381, 085717749237
Email: enambahasa@yahoo.com

Layanan Terjemah (Vice Versa)

• Indonesia-Inggris
• Indonesia-Perancis
• Indonesia-Arab
• Indonesia-Jepang
• Indonesia-Korea
• Indonesia-Mandarin

Standar Terjemah

• Ukuran kertas : A4 (29,7 x 21 cm)
• Font : Times New Roman
• Ukuran font normal (12)
• spasi : 1,5
• Margin standar : 4 cm, 3 cm, 4 cm, 3 cm

Lama Terjemah

• Inggris-Indonesia, vice versa
1-10 Hal 1 hari
11-20 hal 2 hari
21-30 Hal 3 hari
31-40 4 hari
41-50 5 hari
51 keatas Konfirmasi
• Bahasa non-inggris konfirmasi

Jenis Teks Terjemah

• Bahan Kuliah
• Bahan Skripsi/Thesis/disertasi
• Profil Lembaga/Organisasi
• Jurnal Ilmiah
• Booklet Wisata
• Naskah Publikasi
• lamaran Kerja
• laporan kegiatan
• laporan Penelitian
• Website
• Buku dan Novel
• Buletin dan Video